Skip to main content

Gadis Asal Jambi Syok Ditemukan di Jakarta Usai Hilang Diculik, Ternyata Diselamatkan Sopir Taksi

Narmi Andriani (21), gadis asal Jambi diduga diculik sejak Jumat (29/5/2020).

Narmi Andriani sempat menghubungi keluarganya via SMS dan mengaku diculik sekelompok orang bermobil.

Hilang sekitar lima hari, Narmi Andriani akhirnya ditemukan di Jakarta pada Selasa (2/6/2020).

Berikut sederet fakta gadis asal Jambi yang diculik ditemukan di Jakarta dirangkum TribunJakarta.com:

1. Kronologi

Narmi Andriani mulanya berpamitan untuk pergi ke anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Pasar Jambi, pukul 14.00 WIB pada Jumat (29/5/2020).

Meski demikian, Narmi Andriani tak kunjung kembali.

Ayah kandung Narmi Andriani, Halil menuturkan, sehari berselang anaknya menghubungi keluarga melalui SMS.

Bahkan, Narmi Andriani disebut juga sempat menelepon sang ayah.

Dalam percakapan itu, diketahui NA diculik oleh sekelompok orang.

Narmi mengaku tengah terkunci di sebuah mobil.

Halil sempat menyarankan anaknya untuk mencoba kabur.

"Coba lari, Nak, minta tolong sama warga...," kata dia, seperti dilansir dari Tribun Jambi.

Namun, putrinya menjawab, kondisinya tak memungkinkan melarikan diri.

"Awak terkunci bak, dak tau i di mano, agek kalo la bisa lari, aku larilah," Halil menirukan putrinya.

2. Ditemukan sopir taksi

Sekitar lima hari menghilang, Narmi Andriani ditemukan di Jakarta.

Seorang sopir taksi menemukan gadis 20 tahun itu dalam kondisi kebingungan.

Halil menjelaskan, putrinya ditemukan sopir taksi di alah satu halte di kawasan Blok M Jakarta.

"Ada sopir taksi lihat anak saya sendirian, terus didatangi. Setelah itu anak saya telepon, saya minta tolong sama bapak itu, buat ngantar anak saya ke Polsek Senen," ucap Halil.

3. Kondisi syok

Narmi Andriani (21), warga Jambi yang diculik sejumlah orang tampak syok.

Ditemui TribunJakarta.com di kantor Polsek Senen, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2020), Narmi mengenakan kaos panjang merah dan celana panjang.

Rambutnya dikuncir dan hidung-mulutnya ditutupi masker.

"Sopir taksi ini memberi tahu bahwa ini di Jakarta. Si Narmi terlihat ling-lung. Sopir taksi ini punya inisiatif (lapor ke Polsek Senen)," kata Iwan, satu dari empat saudara Narmi, saat diwawancarai TribunJakarta.com.


"Narmi sedang syok. Sempat dilindungi sopir taksi di Jakarta. Dia (Narmi) tidak tahu posisinya di mana," sambungnya.

4. Sang ayah minta tolong

Saat anaknya dkabarkan ditemui sopir taksi, Halil menjelaskan, ia memohon kepadanya agar mengamankan sang puteri.

"Saya minta tolong biar dikasih makan atau dulu," aku Halil.

Namun, dirinya belum mengetahui pasti, bagaimana puteri keduanya tersebut bisa sampai ke wilayah Jakarta.

5. Keseharian korban

Narmi Andriani (21) warga Tahtul Yaman, Rt 03, Pelayangan, Kota Jambi yang dikabarkan menghilang sejak Jumat (29/5) merupakan pribadi yang pendiam.

Kesehariannya Narni hanya membantu sang ibu, menyelsesaikan pekerjaan rumah.

Yuniwar (40) ibu kandung Narni menuturkan, keseharian putri kedua dari empat bersaudaranya tersebut hanya berdiam diri di rumah.

Setelah menyelesaikan kegiatan di rumah, Narmi mengisi waktu luangnya dengan mengikuti pengajian lingkungan Rt 03.

6. Ibu tak punya firasat

Sebelum putus komunikasi, Yuniwar menuturkan tidak ada firasat tertentu yang dia rasakan. Pada Jumat (29/5) sekira pukul 11.00 WIB pagi, Narmi masih melakukan aktivitas biasa.

"Dia ini pendiam pak, tidak pernah ada masalah sebelumnya. Kebanyakan di diam di rumah," kata Yuniar, saat ditemui di rumahnya pada Senin (1/6) malam.

"Jam 11 pagi dia masih sempat nyuci pakaian pak, baru siap-siap ke mau ke ATM Pasar, Jam 2 dia berangkatnya, sudah tu nomornya gak aktif lagi," imbuh Yuniwar.

Sejauh ini, pihak keluarga mengatakan tidak memiliki teman spesial atau pacar. Narmi hanya memiliki teman biasa.

"Setahu kami, dia gak ada pacar bang, ya cuman kawan-kawan biasa aja," terang Yuniwar. 

Sumber : TRIBUNJAKARTA
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar