Skip to main content

Nyaris Buat Kehilangan Istana Cinere, Akhirnya Sosok Pejabat Ini Bongkar Siapa 'Sultan Jember' yang Mau Beli Rumah Mewah Anang Hermansyah dan Ashanty

Bersikukuh akan jual rumah mewahnya, Anang Hermansyah dan Ashanty bahkan nyaris tertipu dan kehilangan istananya.

Masih ingat wanita Jember, Jawa Timur, yang mengaku sanggup membeli rumah mewah Anang Hermansyah?

Karena kesanggungupannya itu keluarga Anang sampai-sampai menyebutnya sebagai Sultan Jember?

Siapa sangka, sosok itu ternyata penipu belaka.

Bupati Jember, Farida, akhirnya buka-bukaan soal siapa sebenarnya sosok tersebut.

Dalam sebuah wawancara bersama pewarta yang dilansir dari tvOneNews pada Selasa (21/7), Faida bercerita momen pertemuannya dengan si Sultan Jember itu.

Dalam pertemuannya dengan Faida, dia tak mengenalkan sosoknya sebagai seorang sultan.

Kepada Faida, si Sultan Jember itu mengaku bahwa mereka adalah orang kaya nan dermawan.

Hal itu berkenaan dengan andil 'Sultan Jember' yang hendak memberikan sumbangan Rp16 miliar kepada PMI Jember.

Tapi seusai acara, niatan Sultan Jember untuk memberikan donasi belasan miliar itu nyatanya bohong belaka.

Sebab hingga kini, sumbangan yang dijanjikan pada Desember 2019 itu tak jua turun.

Sebelumnya, sosok 'Sultan Jember' sempat menyita perhatian publik lantaran nyaris melakukan penipuan kepada pasangan artis Ashanty dan Anang Hermansyah.

Ashanty kala itu sudah semringah karena rumahnya hendak dibeli dengan harga Rp 35 miliar tanpa menawar.

Sosok pembeli rumah Anang dan Ashanty adalah pasangan yang disebut sebagai ' Sultan Jember'. Sultan Jember adalah julukan Ashanty untuk pembeli rumahnya.

Si pembeli rumah Anang dan Ashanty melunasi tanpa nawar.

Belum sempat terbayar lunas, rumah Ashanty justru harus kembali urung dijual.

Lantaran, sosok yang hendak membeli rumah Ashanty itu dituding sebagai oknum penipu.

Melalui laman Instagram-nya, Ashanty mengurai kekecewaannya.

Sudah senang karena rumahnya laku terjual, Ashanty dan Anang kini harus gigit jari.

Sultan Jember yang sudah digadang-gadangkan akan membeli Istana Cinere itu rupanya hanya mengurai janji palsu.

Yang akhirnya membuat Ashanty curiga adalah karena sosok pembelinya itu tak kunjung membayar uang untuk pembelian rumah

"Saya curiga ibu enggak nawar, enggak apa pun, buat surat dll, maksa minta surat tanah saya, untung kami belum berikan," kata Ashanty dalam unggahan di media sosialnya, Jumat (17/7/2020).

Saking geramnya, Ashanty bahkan sampai menyebarkan link video yang menunjukkan bahwa oknum yang hendak membelinya itu adalah penipu.

"Tolong dilihat link dan video tadi, di situ jelas banget (terlihat wajah oknum penipu). Ini mengerikan banget. Karena kita udah bayar di tempat lain," pungkas Ashanty.

Tak cuma itu, Ashanty juga membagikan cuplikan berita dari media online soal kabar kebaikan Sultan Jember tersebut.

Ternyata setelah ditelusuri, Sultan Jember tersebut melakukan penipuan kepada PMI Jember.

Seolah jadi kenyataan, Anang memang sejak awal sudah ragu akan menjual rumahnya kepada sosok tersebut.

"Alhamdulillah Allah masih sayang sama kita, belum sempat memberikan surat aslinya, padahal tadinya saya sama mas Anang ribut karena saya mau kasih aja suratnya, mas Anang suruh tahan dulu. Aku biasanya teliti banget tapi ini hampir Aku mau ngasih suratnya,"

"Kita hubungi PMI ternyata itu hoaks. Padahal udah foto sama Bupati dan bantuan enggak kunjung tiba. Dia meyakinkan banget, si ibunya ngomongnya jago banget," ucap Ashanty.

Aksi tipu-tipu 'Sultan Jember' kepada Ashanty itu rupanya telah didengar oleh Bupati Jember, Faida.

Dalam wawancara bersama pewarta, Faida bercerita pertemuannya dengan 'Sultan Jember' yang nyaris menipu Ashanty.

Pertemuan Faida dengan 'Sultan Jember' itu terjadi pada Desember 2019.

"Saya di sana hadir karena menjadi tuan rumah kegiatan tersebut dan panitianya adalah PMI," ungkap Faida dilansir TribunnewsBogor.com.

Lebih lanjut, Faida pun menuturkan soal obrolannya dengan 'Sultan Jember' tersebut.

Kala itu, pasangan yang diduga suami istri tersebut tak pernah mengaku bahwa mereka adalah seorang sultan kepada Bupati Jember.

Istilah sultan sendiri baru pertama kali didengar Faida saat mengetahui pemberitaan kasus penipuan yang menimpa Ashanty dan Anang Hermansyah.

"Waktu itu enggak pernah menyebut dirinya Sultan Jember. Enggak pernah mengenalkan dirinya sebagai seorang sultan. Istilah sultan ini saya baru dengar setelah ada ramai-ramai mas Anang sama Ashanty kena sama orang ini," kata Bupati Jember.

Alih-alih mengenalkan diri sebagai Sultan Jember, pasangan tersebut lebih mengaku sebagai orang kaya yang dermawan.

Hal tersebut terkait dengan niatan pasangan tersebut untuk menyumbang dan berdonasi ke PMI Jember.

"Sebelumnya Kami enggak pernah mendengar istilah sultan. Apalagi Sultan Jember. Mereka mengenalkan sebagai orang kaya yang dermawan yang ingin mensupport PMI Jawa Timur dan ingin menambahkan untuk PMI Jember," ungkap Faida.

Senang karena ada warga baik hati yang ingin berdonasi, Faida belakangan mengetahui fakta tak terduga.

Donasi yang dijanjikan itu rupanya hanya bohong belaka hingga kini.

"Ya saya mendengarkan oke bersyukur saja. Tapi ternyata tidak terealisasi sampai sekarang," ucap Faida.

'Sultan Jember' Masuk DPO

Transaksi penjualan Istana Cinere sempat terkendala karena Ashanty sudah curiga dengan sistem yang ditawarkan Sultan Jember.

Pasalnya Sultan Jember memaksa untuk meminta surat-surat Istana Cinere.

Sadar dengan kejanggalan tersebut, tentu Ashanty tak mau ikut aturan main Sultan Jember.

Dan benar saja, dari informasi yang diterima Ashanty, Sultan Jember tersebut memiliki riwayat tak bagus dalam bidang bisnis.

Kabar terbarunya, Sultan Jember kini sudah ditetapkan sebagai DPO.

"Aku jadi stres baget, tapi aku gak mau tau banget sih, dia jadi DPO, ternyata ibu dan bapak itu bukan suami sitri, katanya," kata Ashanty dikutip dari akun Youtube The Hermansyah A6.

Ashanty lantas memperdengarkan voice note yang dikirim Sultan Jember.

"Udah aku voice note dia malah mau mundurin bayarannya," kata Ashanty.

Dalam rekaman suara yang dikirim ke Ashanty, Sultan Jember masih tetap berdalih tak bisa memberi DP pembelian Istana Cinere.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar