Skip to main content

Berawal Badan Sakit-sakit Semua Hingga Dinyatakan Positif Covid-19, Berikut Kronologi dan Kondisi Komedian Nunung Usai Jalani Isolasi Selama Seminggu

Pandemi virus corona sampai saat ini masih melanda Indonesia.

Jumlah pasien pun semakin hari terus bertambah.

Padahal sejumlah negara lain sudah mulai stabil hingga tak ada lagi penambahan pasien Covid-19.

Saking ganasnya, virus tersebut menyerang siapa saja tanpa pandang bulu.

Sejumlah pejabat negara hingga artis Tanah Air bahkan ikut terjangkit Covid-19.

Kali ini giliran komedian bernama lengkap Tri Retno Prayudati alias Nunung yang dinyatakan positif Covid-19.

Adik Nunung, Nanik, mengungkap kronologi sang kakak dinyatakan positif Covid-19.

Nanik juga menceritakan kondisi Nunung, usai jalani isolasi satu minggu.

Seluruh badan sakit

Nanik menuturkan beberapa hari sebelum diketahui terinfeksi virus corona, Nunung mengeluh seluruh badannya sakit.

"Mbak Nunung itu awal mula gejala Covid-19 enggak ada, cuma dia waktu itu sakit. Badannya dia sakit-sakit semua, dibawa ke rumah sakit katanya kolestrolnya tinggi," ucap Nanik, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Rabu (23/9/2020).

Istirahat dan nafsu makan turun

Nanik mengatakan setelah itu Nunung beristirahat dua hari di rumah saat libur bekerja pada Sabtu dan Minggu.

"Terus minum obat itu sempat enggak mau makan, biasanya kan setiap saya makan langsung dia mah makannya nyenengin banget kalau urusan makan," ujar Nanik.

Jalani tes swab dan hasil positif


Merasa khawatir dengan keadaan dan kondisi yang terjadi saat ini, Nunung memutuskan untuk tes swab.

Keluarga dan Nunung sendiri sempat syok dengan hasilnya yang dinyatakan positif Covid-19.

"Setelah swab, hasil swab-nya menyatakan Mbak Nunung positif," tutur Nanik.

Nunung dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada tanggal 22 September 2020 ketika dikonfirmasi adik Nunung yang lain, Nunik.

Nunung menangis


Ibarat petir di siang hari, Nanik mengatakan kakaknya syok ketika dinyatakan positif Covid-19.

Bahkan, kata Nanik, Nunung menangis saat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Mbak Nunung sempat syok juga sih ya, nangis-nangis waktu dibawa ke rumah sakit," kata Nanik.

Dukungan dari keluarga

Setelah mengetahui Nunung positif Covid-19, semua keluarga langsung memberikan semangat agar imun tubuh Nunung tetap terjaga.

Bahkan, kata Nanik, Nunung menangis saat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Mbak Nunung sempat syok juga sih ya, nangis-nangis waktu dibawa ke rumah sakit," kata Nanik.

Dukungan dari keluarga

Setelah mengetahui Nunung positif Covid-19, semua keluarga langsung memberikan semangat agar imun tubuh Nunung tetap terjaga.

Nanik menuturkan pesan dari keluarganya agar Nunung tetap tenang, tidak berpikir negatif dan tetap senyum.

"Sama anaknya dibikin grup keluarga di Whatsapp itu biar dia ikut (semangat, habis masuk grup itu ceria dia," tutur Nanik.

10 orang dites swab

Setelah Nunung dinyatakan positif, ada 10 anggota keluarganya yang diharuskan menjalani tes swab.

Di antara orang tersebut adalah Nanik, suami Nunung, anak-anak Nunung, cucu-cucu Nunung dan asisten.

"Tes 10 orang, 5 dinyatakan positif, 5 negatif termasuk saya sama Mas Bagus (anak Nunung), suaminya Mbak Nunung, anak saya, sama cucu-cucu Mbak Nunung dua," ujar Nanik.

"(Yang positif) istrinya Mas Bagus, terus anak pertama Mas Bagus, Putra anaknya Mbak Nunung, Alma anaknya Mbak Nunung sama asistennya Mbak Nunung," ujar Nanik.

Kondisi terkini

"Alhamdulillah kalau kondisinya Mbak Nunung dan masing-masing keluarga sudah membaik ya," kata Nanik.

Nanik berujar, sejak awal masuk RSUD Pasar Minggu, indera penciuman Nunung tidak mengalami masalah.

"Ini sudah dari masuk Mbak Nunung sudah nyium bau-bau, sedari masuk RSUD itu. Tinggal ini anak-anak mesti cek paru-paru takutnya ada infeksi apa gitu. Cuma itu aja. Alhamduillah enggak ada masalah," tuturnya.

Rumah disterilisasi

Nanik yang dinyatakan negatif Covid-19 sempat bingung saat rumah harus segera dikosongkan lantaran akan disterilisasi.

"Harus dikosongin karena mau disterilkan. Tadinya kita mau ke mana nyari hotel yang buat karantina enggak ada,” tuturnya.

Sempat merencanakan kembali ke Solo, Nanik akhirnya memutuskan untuk tinggal di sebuah apartemen.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar