Skip to main content

Akhirnya Temukan Kembarannya Setelah 20 Tahun Terpisah Gara-gara TikTok, Trena Treni Ngaku Syok Sampai Panas Dingin


Beberapa waktu lalu sempat viral saudara kembar yang 16 tahun terpisah akhirnya bertemu karena Twitter.

Kini giliran aplikasi yang sedang banyak digandrungi yaitu TikTok jadi salah satu media pertemuan lainnya.

Saudara kembar yang sudah terpisah 20 tahun ini akhirnya bisa bertemu karena aplikasi TikTok.

Warga Blitar, Treni Fitri Yana terkejut bukan main ketika mengetahui dirinya rupanya memiliki seorang saudara kembar.

Saking terkejutnya, Treni bahkan mengaku badannya sampai panas dingin.

"Saya syok, kaget, ngerasa seneng iya, badan panas dingin. Sama kakak-kakak dibilangin 'kamu itu adik aku'," tutur Treni, seperti dilansir dari Tribunnews.

Terpisah sejak usia 2 tahun

Kisah mereka bermula saat kembar Trena Treni masih tinggal di Ambon. Orangtua keduanya merupakan transmigran dari Pulau Jawa.

Namun lantaran ada keperluan untuk mengurus keluarga yang sakit, orangtua menitipkan Trena dan Treni.

Usai kerusuhan Ambon terjadi pada tahun 1999, orangtua kandung membawa Trena ke Tasikmalaya.

Sedangkan Treni dibawa oleh keluarga yang mengasuhnya ke Blitar, Jawa Timur.

Saat terpisah, keduanya berusia sekitar dua tahun.

Treni tak tahu memiliki saudara kembar

Selama puluhan tahun berpisah, Treni tumbuh tanpa pernah tahu bahwa ia memiliki saudara kembar.

"Karena ibu saya namanya juga tidak punya anak cewek dan tidak mau kehilangan, makanya menyimpan rahasia ini dengan rapat," tutur Treni. Apalagi, antara orangtua kandung dan orangtua asuhnya saling kehilangan kontak.

Sebaliknya, Trena sudah diberi tahu oleh orangtua kandung bahwa ia memiliki saudara kembar.

Trena, sebenarnya juga telah berupaya mencari Treni.

"Dia (Trena) pernah mencari saya di YouTube, di media sosial bahkan juga di TV nasional tapi tidak ketemu dan sekarang kita dipertemukan lewat TikTok," ujar dia.

Bertemu di TikTok, bermula dari pujian tetangga

Trena dan Treni tumbuh dengan kebiasaan berbeda. Treni kerap membuat video di akun TikToknya.

Namun tidak dengan Trena.

Puluhan tahun setelah berpisah, suatu hari tetangga Trena memuji Trena terkait video di TikTok yang sebenarnya dibuat oleh Treni.

"Tetangga Trena memuji Trena 'kok bikin TikTok bagus-bagus' padahal Trena jarang membuat video," Treni menceritakan awal pertemuan keduanya.

Ketika mendengar hal itu mulanya Trena berpikir itu hanyalah orang yang berwajah mirip dengan wajahnya.

"Kemudian ada tiga orang yang bilang ke Trena kalau ada yang bikin video mirip dia. Lalu tetangga-tetangga Trena ngecek media sosial aku, karena saya juga berjualan online, jadi ada kontak saya yang tercantum." kata Treni.

"Kemudian kakak-kakak dan Trena ngontak aku semua," sambung Treni.

Treni sempat takut dan mengira mereka adalah pelaku penipuan.

Namun ketika Trena menebak nama orangtua yang mengasuh Treni, ia pun tercengang lantaran tebakan Trena sangat tepat.

Treni sempat mengecek Facebook milik Trena.

"Pas saya cek bener-bener mirip dari gaya foto, cara berjilbab dan lain-lain," ujar dia.

Orangtua kandung dan orangtua asuhnya pun akhirnya saling berkomunikasi.

Treni senang lantaran bisa kembali dipertemukan dengan saudara kandungnya melalui dunia maya.

"Yang saya pikirkan sekarang adalah saya bahagia, seneng banget sampai enggak bisa diungkapkan rasa senengnya," kata dia.

Kunjungi saudara kembar

Treni pun berencana untuk menemui orangtua kandungnya serta saudara kembarnya, Trena di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Rabu (21/10/2020) nanti ia menjadwalkan keberangkatan dari Blitar ke Tasikmalaya.

Treni sudah tak sabar untuk bertemu dengan keluarganya yang lama terpisah.

"Mungkin seminggu di sana karena dua hari pasti tidak akan cukup," kata Treni.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar