Skip to main content

Bukan Mau Menakut-nakuti, Mbak You Beri Peringatan di 2021, DKI Jakarta dan Jawa Tengah Harus Lebih Waspada


Tak terasa kini kita telah berada di penghujung 2020.

Sebentar lagi kita akan segera menyambut pergantian tahun yang baru yaitu 2021.

Sepanjang tahun ini seolah berjalan begitu cepat, terlebih dengan adanya pandemi yang melanda seluruh dunia.

Jelang pergantian tahun, tak sedikit orang yang menerawang apa yang akan terjadi di tahun depan.

Termasuk salah satunya adalah paranomal kondang Mbak You.

Selama ini terawangan Mbak You mengenai peristiwa maupun kehidupan artis kerap jadi nyata.

Tak bermaksud mendahului takdir, Mbak You kerap mengungkapkan terawangannya ini bak pengingat untuk terus waspada dan berlindung pada Tuhan.

Mbak You pun menyebut ada dua wilayah di Indonesia yang harus lebih waspada di tahun depan.

Wilayah itu adalah DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

 Paranormal kejawen ini meminta masyarakat berhati-hati menjelang akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021.

Mengutip dari GridStar.ID, Mbak You mengungkap banyak bencana yang harus diwaspadai.

Menurutnya, bencana alam akan terjadi di mana-mana.

Lagi-lagi, menurut terawangan Mbak You, banjir akan merendam DKI Jakarta.

Air akan keluar dari pori-pori tangah, karena sudah tidak bisa lagi menahan air.

"Bahkan dari tempat yang tinggi sekalipun, air akan keluar dari celah-celah tanah. Kalau tempat tinggi sudah banjir, apalagi yang di dataran rendah, pasti tenggelam," ungkap Mbak You.

Saking tingginya air, Mbak You juga menyebut sebuah lokasi pemakaman mewah akan ikut terendam.

Bukan hanya itu, jelang pergantian tahun, Mbak You juga mengingatkan untuk waspada untuk mereka yang ingin menghabiskan waktu liburan.

Sebab menurutnya, sejumlah lokasi wisata akan muncul bencana.

"Ada gempa, ada gunung erupsi yang kemudian meletus," katanya.

Ia juga menyebut ada perpindahan air laut dengan skala yang kecil hingga sedang.

Perpindahan air laun dalam skala sedang disebut akan dibarengi dengan gempa.

Sehingga Mbak You pun memperigatkan untuk warga yang tinggal di wilayah pesisir untuk lebih berhati-hati.

"Jadi yang di wilayah pesisir harap berjaga-jaga. Bukan saya menaku-nakuti, tapi memang ada hal yang tidak menyamankan.

"Rumah-rumah mewah yang kemaren sudah diupayakan tidak terkena banjir, tetap akan terkena banjir," terangnya.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar