Skip to main content

Ustaz Maaher Ditangkap, Nikita Mirzani Tetap Lapor Polisi: Jubah yang Dipakai Tak Cerminkan Mulutnya

 Maaher At Thuwailibi alias Ustaz Maaher masih menjadi sorotan publik hingga saat ini.

Seperti diketahui, pemilik akun Twitter Ustaz Maaher At-Thuwailibi itu ditangkap Penyidik Bareskrim Polri di kediamannya daerah Bogor, Jawa Barat.

Penangkapan tersebut terjadi pada hari Kamis, 3 Desember 2020 pukul 04.00 WIB.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

"Tersangka atas nama SE atau pemilik akun Twitter Ustaz Maaher At-Thuwalibi (28) yang diamankan di rumah tinggal," kata Argo dalam keterangannya, Kamis seperti dikutip dari Kompas.com.

Dasar penangkapan merupakan laporan nomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tertanggal 27 November 2020.


Ustaz Maaher ditempatkan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

Saat ini Ustaz Maaher juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ditahannya Ustaz Maaher itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

"Tersangka SE ditahan di Rutan Bareskrim," ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).

Berbagai pihak turut menanggapi penahanan Ustaz Maaher.

Termasuk artis Nikita Mirzani.

Menurut wanita yang akrab disapa Nyai ini, apa yang dilakukan Maaher sudah melanggar hukum karena telah menghina dan mengancam keselamatan dirinya.

"Kayaknya banyakan pronya (ke gue) emang dia salahkan, dia kan sara kan dengan dia mencoba mengancam gue dengan bawa pasukan 800 plus 400."

"Dia udah salah untuk menyerang seorang janda, kalau berani satu-satu berani dateng ajah ke rumah gue gitu kan," tutur Nikita Mirzani di kediamannya di kawasan Pesanggrahan Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020) seperti dikutip dari Tribunnews.

"Terus ngatain gue kan lantang banget kan 'Nikita Mirzani L**te b*b*ngepet' segala macem lah."

"Dia tidak tahu di Indonesia ini atas dasarnya ada Undang-Undang Dasar, pasal segala macem, dia pikir karena dia seorang tokoh agama bisa bebas," ungkapnya.

Nikita Mirzani mengatakan sebelumnya ia tak mengenal sosok Maaher At Thuwailibi, ia menduga bahwa Maaher sengaja mencari masalah dengannya agar bisa terkenal dan banyak yang mendukung.

"Ya gue tidak mengenal dia sebelumnya entah dia tokoh apa gue juga nggak tau."

"Mungkin dengan dia seperti itu akan banyak sekali masyarakat Indonesia yang mendukung dia," ucap Nikita Mirzani.

Namun Nikita Mirzani melihat sebaliknya, meski berdandan seperti seorang Ustaz di mata Nikita Mirzani, ucapan Maaher At-Thuwailibi tak mencerminkan pakaiannya.

"Tenyata terbalik karena kan jubah yang dipake tidak mencerminkan mulutnya gitu."

"Jadi orang gedek jadi pas dia dipenjara ditangkap orang kan syukur alhamdulillah kan," tegas Nikita.

"Satu persatu orang-orang yang bisa mecah belah bangsa ya ditangkepin ajahlah," lanjutnya.

Di unggahan di akun Instagram, Nikita Mirzani menyatakan, penangkapan Maaher adalah langkah tepat yang dilakukan polisi.

 Nikita Mirzani bahkan memberikan peringatan kepada sang Ustaz.

"Maher alias soni akhir nya elo ga bisa nge B**** lagi Di toktok yah kwkwkwkwkw itu baru orang lain yang ngelaporin elo langsung Di tangkep. gw diam bukan berarti gw to***. "

"Belum gw tuh laporin elo. Tunggu giliran gw yang laporin elo biar busuk loe di penjara."

"By the way Pak polisi kalau kurang pasal nya nanti saya tambahin. Bravo POLISI INDONESIA," tulis Nikita Mirzani, Kamis (3/12/2020).

Seperti yang diketahui, Nikita Mirzani sempat berseteru dengan Ustaz Maaher beberapa waktu ke belakang.

Ustaz Maaher dan Nikita Mirzani pun sempat beberapa kali saling melayangkan sindiran.

Dalam kasus tersebut, Maheer diduga melanggar Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ia terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

"Dengan ancaman pidana penjara enam tahun dan/atau denda paling tinggi Rp 1 miliar," ungkap Awi.

Setelah ditangkap, Maaher dibawa ke Gedung Bareskrim untuk diperiksa lebih lanjut.

Polisi memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan apakah akan menahan Maaher atau tidak.

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut perihal penahanan Maaher. 

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar