Skip to main content

Modal Jual Perhiasan KW, Sultan Asal Depok Ini Raup Rp4,5 Miliar Sebulan, Mpok Alpa Langsung Injak Rem Mendadak Dengar Omzet Hariannya


Bikin melongo, ternyata pengusaha satu ini bisa raup miliaran rupiah sebulan dari jualan perhiasan KW!

Olla, pengusaha asal Depok ini bikin Mpok Alpa dan Marshel Widianto sampai melongo mendengarnya.

Hartanya langsung menggunung, segini penghasilan perbulan yang terbilang fantastis dari bisnis tersebut.

Olla bisa meraup pundi-pundi Rp4,5 miliar per bulan!

Rumah mewah, mobil mewah, hingga tas bermerek seketika bisa dibelinya.

Hal ini di YouTube Trans7 Official pada 26 Januari 2021 dengan judul Main ke Rumah Olla, Pemilik Olla Shopping Depok.

Seperti apa ya kisah pengusaha perhiasan KW ini hingga bisa miliki rumah dan mobil mewah ini?

"Kakak itu jual perhiasan penghasilannya perhari berapa kak?" tanya Marshel.

"Kalo lagi sepi pa rame nih?" tanya Olla.

"Sepi alhamdulillah 150," ujar Olla.

"Rp150 ribu?" tanya Marshel bingung.

"Rp150 juta lah!" sahut Olla.

Spontan, Mpok Alpa langsung injak pedal rem, "Sepinya Rp150 juta?" imbuh Mpok Alpa heran.

"Bisa dapet Rp 300 juta kalau barang baru turun, masih anget (baru)," tambahnya.

Ternyata setelah dihitung, Olla mendapatkan Rp 4,5 miliar sebulan

"Ini sih bener-bener parah, sultan Depok!" teriak keduanya pada Olla.

Mengunjungi rumah Olla, Marshel dan Mpok Alpa kaget melihat kemewahannya.

"Selama gue kenal, kan kakak ini dagangnya imitasi, nah kita mau nanya nih. Pasti koleksinya (perhiasan) di rumah KW kan?" ujar Mpok Alpa.


"Jangan mentang-mentang gue jual perhiasan KW terus semuanya gue punya KW," sahut Olla.

Selain menunjukkan koleksi parfum seharga langit, Olla juga pamerkan tas miliknya yang bermerek.

Olla menunjukkan tas merek Balenciaga seharga Rp 28 juta, Gucci Rp 30 juta, dan yang terakhir tas Louis Vuitton seharga Rp 42 juta dan kini aik menjadi Rp 47 juta. (*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar