Skip to main content

Rela Habiskan Uang Rp 1 Miliar Demi Operasi Plastik, Wajah Nita Thalia Justru Lumpuh, Ini Sebabnya!

Rela Habiskan Uang Rp 1 Miliar Demi Operasi Plastik, Wajah Nita Thalia Justru Lumpuh, Ini Sebabnya!

Nita Thalia atau yang bernama asli Nita Yulianti merupakan pedangdut tanah air lahir di Bandung, 10 Oktober 1982.

Nita mulai terjun ke dunia tarik suara sejak tahun 2000 lewat album pertama bertajuk 'KUMIS' yang laris manis di pasaran.

Nita Thalia menikah dengan produser sekaligus manajernya sendiri, Nurdin Ruditia dan menjadi istri kedua sejak Agustus 2000.

Meski mau menjadi istri kedua, namun saat menjadi bintang tamu di acara Okay Bos yang dipandu Raffi Ahmad, Nita Thalia menolak keras jika sang suami ingin menikah lagi.

Terlepas dari itu, tak sedikit kaum hawa yang mendambakan penampilan sempurna dengan wajah menawan.

Demikian dengan pedangdut kondang Nita Thalia yang rela merogoh miliaran rupiah demi mengubah bentuk wajahnya agar lebih sempurna.

Keputusan melakukan operasi plastik yang dilakukan Nita Thalia pada 2015 silam menuai sorotan publik.

Tak jauh-jauh pergi ke luar negeri, Nita justru melakukan operasi plastik di Jakarta.

Melansir dari NOVA.id, awalnya, Nita hanya berencana meniruskan pipinya.

Kemudian dokter menyarankannya untuk memancungkan hidung agar lebih terlihat ketika pipinya sudah tirus.

"Terus hal pertama yang aku sebenarnya pengen ilangin itu lemak di pipi. Awalnya pergi ke dokter bedah plastik, soalnya dulu itu sempat perawatan klinik kecantikan sstrika wajah gitu ngga maksimal hasilnya karena harus terus menerus dilakukan.

Akhirnya aku konsultasi dengan dokter bedah plastik. Dokter bilang selain ngambil lemak di pipi, hidung juga otomatis harus mancung sedikit karena itu kan supaya V shape," kata Nita Thalia dalam acara Netijen (30/1/2019).

Ternyata Nita Thalia juga sudah berniat untuk membuat hidungnya mancung dan matanya indah.

Karena, Nita Thalia merasa setiap orang ketika bertatapan muka selalu memperhatikan bagian hidung atau mata.

"Sebetulnya sih aku pengennya itu memperbaiki bagian wajah yang menurut aku kurang bagus. Kayak hidung, soalnya kan kalau orang itu lihatnya paling pertama hidung sama mata," katanya.

Alhasil, Nita Thalia pun memutuskan untuk mengubah bentuk hidung sekaligus wajahnya agar lebih tirus dan cantik.

"Akhirnya lemak di pipi dibuang, hidup dipasang implan tapi natural dan nggak tinggi banget," tuturnya.

Tetapi setelah operasi plastik itu, Nita Thalia justru mengalami belpasi, yakni kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot wajah.

Nita Thalia mengatakan penyakit belpasi ini bisa menyerang siapa pun, tak hanya orang yang melakukan operasi plastik.

"Sempat 2 tahun yang lalu aku pernah belpasi. Belpasi itu karena virus yang disebabkan AC, udara gitu. Karena biar kalau misal kita tidak menjaga pola makan tapi daya tahan tubuh kita nggak kuat, (belpasi) bisa menyerang siapa saja, ngga cuman yang operasi plastik," ujarnya.

Terutama para pengendara motor yang memiliki kebiasaan jarang memakai helm. Orang tersebut akan lebih mudah terserang belpasi karena pengaruh angin yang masuk melalui telinga.

Nita Thalia mengatakan tekanan angin itulah yang merusak saraf ketujuh di belakang telinga hingga menyebabkan ia mengalami belpasi.

"Itu merusak saraf ke tujuh yang ada di belakang telinga, jadi (belpasi) bukan karena operasi plastik. Akhirnya terapi selama 6 bulan dan sembuh," tuturnya.

Terkait komentar warganet yang menilai wajahnya tidak jauh berbeda setelah operasi palstik senilai Rp 1 miliar.

Nita Thalia memilih tak peduli dengan ocehan warganet selama dirinya tidak mengganggu kehidupan dan memakai uang orang lain.

Nita Thalia juga menegaskan operasi plastik yang dijalaninya bukan karena tuntutan sang suami.

Ia justru merasa suaminya tak pernah menuntut apapun dan membandingkannya dengan perempuan lain.

"Bukan (oeprasi plastik bukan karena suami). Alhamdulillah suami aku nggak banyak tuntutan," ujarnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar