Skip to main content

Sekarang Ribut Soal Hak Asuh Anak, Atalarik Syah Pernah Dapat Pertanyaan Menohok Ini Dari Buah Hatinya, ‘Ada Pertanyaan Besar Sekali’


Sekarang Ribut Soal Hak Asuh Anak, Atalarik Syah Pernah Dapat Pertanyaan Menohok Ini Dari Buah Hatinya, ‘Ada Pertanyaan Besar Sekali’

Beberapa waktu lalu publik dikagetkan dengan kabar perceraian Atalarik Syah dengan Tsania Marwa.

Saat itu Atalarik dan Tsania menikah pada tahun 2012.

Selama keduanya membangun rumah tangga, Atalarik dan Tsania telah dikaruniai anak, Aisyah Shabira dan Syarif M. Fajri.

Selama menikah, rumah tangga keduanya juga jauh dari kabar miring.

Namun, sayang keduanya memutuskan untuk berpisah pada tahun 2017 lalu.

Diketahui jika rumah tangga keduanya kandas karena sosok orang ketiga.

Selama keduanya berpisah banyak konflik yang harus mereka lalui.

Bahkan Atalarik mengaku jika dirinya pernah mendapat pertanyaan menohok ini dari anaknya.

Wah kira-kira apa ya?

Atalarik Dapat Pertanyaan Menohok Ini

Selama keduanya berpisah, banyak drama yang harus dilewati Atalarik dan Tsnia.

Mulai dari hak asuh anak hingga harta gono-gini.

Tak hanya itu, bahkan di balik perpisahannya dengan Tsania, Atalarik sampai harus menerima pertanyaan menohok ini dari sang anak.


Hal tersebut terkuak dari tayangan OOTD (07/12/20) pada channel TRANS7 OFFICIAL, saat itu Atalarik menjadi bintang tamu dalam program milik Deddy Corbuzier dan Ivan Gunawan.

Pada momen tersebut, Deddy menanyakan bagaimana rasanya berada di posisi sebagai ayah tunggal.

"Is it not easy kan bro? I’ve been there and that, is not easy" kata Deddy.

Kemudian Deddy bertanya bagaimana cara Atalarik mejelaskan soal perceraiannya kepada anak-anaknya.

"Gimana lo nerangin (masalah cerai) ke anak-anak?" Tanya Deddy kembali.

Mendengar hal tersebut Atalarik mengaku tak tahu.

"Belum tahu, jadi semua percakapan soal perpisahan saya sama mantan itu, tidak di depan dia" jawab Atalarik.

Kemudian Ia juga menjelaskan jika dirinya selalu menggunakan inisial saat membahas soal perceraian.

"Kalau kesebut nama itu namanya semua pake inisial, mboke, mboknya, mamaknya siapalah kita pake sandi-sandi atau bahasa inggris, jadi dia belum paham bahasa inggris seperti itu" jawab Atalarik.

Lalu Atalarik menceritakan pengalamnya ketika sang anak menanyakan sang ibu yang tak kunjung pulang.

"Selebihnya anak-anak belum tahu, cuma anak-anak tahu waktu awalnya itu dia tanya kenapa (umi) engga pulang-pulang,karena itu memang alasan yang dipake buat mantan adalah syuting, tinggal di sana, nah jadi ada terpisah (tidak tinggal bersama Atalarik) jelas Atalarik.

Tak hanya itu, Ia juga menceritakan pengalamannya saat dirinya mendapat pertanyaan menohok ini.

"Nah waktu umurnya cukup dia bertanya masalah kenapa umi, kan sebutannya umi (panggilan mantan istri) ‘kenapa umi engga pulang? Ya umi’ itu ada pertanyaan besar sekali yang harus saya jawab karena memang saya dibimbing oleh psikolog anaknya, sesuai dengan kognitifnya nih berarti dia porsinya sudah siap menerima itu jawaban" kata Atalarik.

Mendengar hal tersebut Deddy pun ikut menanggapi.

"Iya sudah siap" timpal Deddy.

Lalu Atalarik kembali melanjutkan ceritanya.

"‘Umi sudah engga mau sama papah lagi’" kata Atalarik.

Mendengar hal tersebut Deddy pun menegaskan ucapan Atalarik.

"Bukan engga mau sama mereka ya?" Tanya Deddy.

Atalarik pun mengiyakan ucapan Deddy.

"Iya, tidak mau sama papah lagi, engga boleh ngomong sama mereka (engga mau sama mereka) itu paling pantang, umi engga mau sama papah lagi yang engga mau di rumah sini, karena rumah ini kan tempatnya papah, kayak gitu, jadi engga bisa disini lagi" jelas Atalarik

Setelah itu, ternyata Atalarik sampai sempat menawarkan anak-anaknya untuk bertemu dengan Tsania.

"'Kenapa nak? Mau papah anter ke rumah umi?'" ucap Atalarik.

Mendengar hal tersebut Igun pun kaget.

"Oh justru langsung kamu persilahkan? (anak-anak bertemu uminya)" tanya Igun.

Atalarik pun mengiyakan pertanyaan Igun.

"Iya saya selalu mempersilahkan anak saya, yaudah pokoknya kapan saja kalian siap mau kesana silahkan tapi dari kalian" jelas Atalarik.

Konflik Hak Asuh Anak

Ketika keduanya berpisah, Atalarik dan Tsania sempat tersandung konflik soal hak asuh anak.

Dilansir dari Grid.id, Tsania Marwa bertahun-tahun berurusan dengan hukum demi mendapat hak asuh anak

Diketahui, hak asuh anak sudah jatuh kepada tangan Tsania Marwa, tetapi Atalarik mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung.

Hal itu membuat Tsania masih kesulitan bertemu dengan buah hatinya.

Kuasa hukum Tsania Marwa mengatakan, pihak Atalarik Syach banyak melakukan kebohongan hingga tak pernah memulangkan kedua anaknya.

"Contohnya ketika Tsania pergi, itu enggak kabur, izin. Salaman, nangis-nangis, Arik mengizinkan, tiba-tiba enggak berapa lama, 4-5 hari kemudian dijemput anak-anaknya dibilang mau diajak makan, eh sampai sekarang enggak dilepas-lepas," kata Herdyan Saksono saat ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020).

Afriandy Putra, kuasa hukum Tsania Marwa lainnya, berharap agar Atalarik Syach segera menyerahkan kedua anaknya secara baik-baik jika MA sudah memberikan putusan.

"Seandainya itu diputus oleh MA, serahkan baik-baik, soal harta baik-baik. Selesai lho, enggak perlu kita ribut-ribut. Itu solusinya, jangan dicari busuk-busuknya," kata Afriandy.

Tim kuasa hukum Tsania Marwa sudah menyiapkan langkah hukum lanjutan jika memang Atalarik Syach tetap tidak mematuhi putusan dari MA soal hak asuh anak.

"Kalau dalam waktu mantan suami klien kami ini tidak tunduk sama putusan MA, terus terang kami mengajak seluruh perangkat namanya penegak hukum untuk menegakkan hukum itu sendiri," tegas Herdyan.

Saat ini, permasalahan Tsania Marwa dan Atalarik Syach masih pada pembagian harta gono-gini.

Sidang yang seharusnya digelar hari ini di PA Cibinong terpaksa ditunda lantaran hakim ketuanya diganti.

Rencananya sidang akan dilanjutkan lagi pekan depan atau tepatnya pada tanggal 26 Agustus 2020.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar