Skip to main content

Bak Petir yang Menyambar, Pengacara Tajir Hotman Paris yang Dikenal Berani dan Ceplas-ceplos Mendadak Bongkar Ketakutan Terbesarnya akan Hal Ini: 'Nggak Bisa Mencegah'


Terkenal ceplas-ceplos dan berani saat tangani beragam kasus besar, ternyata Hotman Paris miliki ketakutan besar akan hal ini.

Siapa yang tidak mengenal Hotman Paris?

Hotman Paris dikenal sebagai pengacara kondang miliki reputasi yang begitu terpandang.

Kerap tangani beragam kasus besar, Hotman digadang-gadang menjadi pengacara dengan bayaran termahal di Indonesia.

Hotman mengaku jika ia bisa mendapatkan minimal 100 ribu dollar atau 1,4 miliar per kasus.

Bahkan ia pernah mendapatkan bayaran paling banyak 12 juta dollar atau 174 miliar hanya untuk menangani satu kasus.

Bukan rahasia lagi jika Hotman Paris memiliki gaya yang begitu nyentrik.

Mulutnya yang ceplas-ceplos dan berani menghadapi siapapun menjadi salah satu ciri khasnya yang begitu dikenal.

Namun beberapa waktu lalu, ketika menjadi tamu di program Kopi Viral yang diunggah di kanal Youtube TRANS TV Official (20/4/2021), Hotman Paris blak-blakan ungkapkan ketakutan terbesarnya.

Hotman Paris menceritakan dirinya merasakan takut jika harus melihat orang tua yang cara berjalannya sudah tidak normal lagi.

Karena menurut Hotman, suatu hari nanti dirinya juga akan bernasib serupa dengan orang tua tersebut.

“Setiap saya melihat orang tua yang sudah lumpuh, atau jalannya sudah nggak karuan, saya takut,” ucap Hotman.

“Karena saya tau, one day I will be like him (suatu hari nanti, saya bakal kayak dia),” sambungnya lagi.

Lebih lanjut, Hotman pun menyadari jika ia sudah tidak muda lagi.

Dengan segala kekayaan yang ia miliki sebagai pengacara kondang, tak bisa mencegah dirinya untuk menjadi semakin tua.

Terlebih, musim virus corona yang terjadi seperti pada saat ini bisa mempengaruhi kesehatannya kapan saja.

“Dan umurku sudah makin tua,” ucap Hotman.

“Semua yang kamu peroleh, nggak bisa mencegah kamu akan seperti dia,” sambungnya lagi.

“Itu yang saya takutkan, apalagi musim corona seperti ini,” pungkasnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar