Skip to main content

Bertemu di Pengadilan Setelah 3 Tahun Ditinggalkan, Amarah Thalita Latief Memuncak Melihat Dennis Lyla: Saya Tidak Mencari Perhatian, Saya Punya Buktinya

Rumah tangga dari Thalita Latief dan Dennis Lyla diketahui sedang berada di ujung tanduk.

Thalita Latief menggugat cerai sang suami yang telah dinikahinya selama 10 tahun.

Menurut Thalita, sang suami itu telah meninggalkannya dan anak-anak selama 3 tahun terakhir.

Sidang mediasi untuk kedua belah pihak kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Pusat pada Selasa (06/04).

Dalam ruang sidang, Thalita dan Dennnis akhirnya kembali bertemu setelah tiga tahun berpisah.

Namun, dalam pertemuan tersebut pasangan ini malah semakin memanas, dan Thalita tak bisa menahan amarahnya.

Caci maki dan nada tinggi mewarnai sidang mediasi keduanya.

Bahkan suara pertengkaran pasangan suami istri ini terdengar hingga di luar ruangan mediasi.

Usai menjalani sidang, Thalita mengaku membahas semua hal yang belum selesai dengan sang suami.

"Ya saya dan dia (Dennis) membahas semuanya yang memang belum selesai selama ini. Semua pertanyaan soal rumah tangga kami dari publik, saya bahas," kata Thalita Latief dikutip dari tribun seleb.

Thalita bahkan menuding sang suami selalu berkelit dengan tuduhan yang diberikan padanya.

Sedangkan Thalita mengaku mengatakan semua itu berdasarkan bukti yang didapatnya.

"Ya saya sampai seperti itu (marah-marah dengan suara keras), karena dia masih berkelit. Sementara saya bicara fakta, fakta, fakta. Saya tidak mencari perhatian, saya punya semua buktinya," ucapnya.

"Ya dia memang mengakui, tapi ya dia masih pakai 'tapi'. Ngaku tapi engga ikhlas ya begitu," tambahnya.

Setelah dia meluapkan seluruh kekesalannya di depan sang suami dan hakim, Thalita mengaku lega.

"Ya yang pasti saya lega karena akhirnya dari segi hukum bisa tahu keadaan yang sebenernya seperti apa."

"Kan saya dari awal bilang saya akan memperjuangkan apapun hak hidup saya dan hak hidup anak tanpa kebohongan, ya itu yang saya lakukan di dalam,” ujar Thalita Latief. (*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar