Skip to main content

Ingat Yulita Master Chef Season 5? Bawa Kabar Duka Suaminya Meninggal Dunia karena Penyakit Serius dan Tinggalkan Anak Masih Bayi


Bagi Moms penggemar acara Master Chef masih ingatkah dengan Yulita?

Yulita merupakan alumni Master Chef season 5 yang kerap mendapat kritikan dari para juri serta kontestan lain.

Perempuan cantik ini disebut beruntung karena kerap selamat di ajang pressure test.

Lama tak terdengar kabarnya, Yulita membawa kabar duka.

Suami tercintanya dikabarkan meninggal dunia pada November 2020 lalu.

Hal itu Yulita ungkapkan melalui unggahan instagram pribadinya @yulitamci5real.

Ibu tiga anak ini membagikan kesedihannya karena ditinggal suami tercinta.

Yulita mengungkapkan rasa bangganya kepada suami karena selepas kepergiannya, orang-orang banyak yang mengenang kebaikan sang suami.

"Sayang, terimakasih untuk semua hal baik yang ayg tinggalkan untuk lta dan anak-anak.

Lta hanya bisa tersenyum saat melihat orang-orang mengenang dan bercerita tentang kebaikan ayg.

Sayang, banyak cinta dan doa yg mengalir untuk ayg, lta yakin disana ayg pun tersenyum melihat ini" tulis Yulita.


Meski hatinya pedih, perempuan yang biasa dipanggil Mama Lita ini berusaha tegar demi anak-anak.

"Sayang, lta janji, lta akan kuat menjalani ini. Lta akan menjaga semua amanah yg ayg tinggalkan, terutama anak-anak kita.

Doakan dan jaga lta dari sana, peluk lta dari sana saat nanti lta merasa ini terlalu berat untuk dilewati sendiri, agar lta kuat untuk melangkah lagi.

Ayg pergi membawa separuh dari hati dan hidup lta. Menyisakan separuh ruang hampa di dalam sini," tulis Mama Lita di akun instagramnya.

Tak henti-hentinya Yulita mengungkapkan rasa cinta kepada mendiang suami.

Perempuan asal Banjarmasin itu mengungkapkan perjuangan luar biasa sang suami dalam melawan penyakit.

"I love you, i love you very much. Terimakasih untuk cinta yang begitu besar. Di tengah perjuangan melawan rasa sakit yg luar biasa, ayg tetap berusaha membuat lta bahagia dengan mengiyakan permintaan lta agar ayg tetap kuat," kenang Yulita.

Yulita kemudian membeberkan kata-kata terakhir mendiang suami sebelum menghembuskan napas terakhir.

Ia juga mengungkapkan perjuangan membina rumah tangga selama 12 tahun yang telah dijalani.

"'Ayang kekuatanku' itulah kata2 terakhir yg ayg ucapkan untuk lita ditengah perjuangan melawan rasa sakit. Kata kata yg singkat, tapi mampu menggambarkan hal yg begitu luar biasa.

Ini terlalu cepat. Kini, ayg sudah tenang disana. Tinggal lta disini yang akan masih melanjutkan semua perjuangan ayg. Janji kita untuk terus bersama sehidup semati, telah ayg wujudkan. “Hanya maut yang akan memisahkan” itulah prinsip yang selalu kita pegang selama 12 tahun bersama melewati berbagai macam rintangan," tutur Lita.

Yulita berharap suaminya tenang di aam sana.

"Istirahat dengan tenang cintaku, insyaAllah surga terindah tempat ayg. Tunggu lta disana, nta," tutup Lita.


(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar