Skip to main content

Bikin Polisi Turun Tangan, Ini Alasan Dewi Perssik Sampai Rela Beri Kejutan Buat Warga Kudus, Depe: Pasti Kaget Kan?


Pedangdut Dewi Perssik mendadak menjadi perbincangan. Dewi Perssik mengaku bahwa punya alasan ini hingga rela beri kejutan buat warga Kudus. Polisi pun langsung turun tangan. 

Dewi Perssik mengunggah foto saat menghadiri sebuah acara khitanan di Kudus, Jawa Tengah pada Sabtu (22/5/2021).

Di dalam foto unggahannya itu, Dewi Perssik terlihat mengenakan baju India dan berfoto bersama seorang perempuan.

Dewi Perssik lalu bertanya apakah kehadirannya tersebut mengejutkan.

Hal itu ia tulis di akun Instagram @dewiperssikreal, Minggu (23/5/2021).

Dirinya kemudian berterima kasih atas jamuan yang diberikan padanya.

"Trimaksih ka syg jamuannya dan foto ini cantik skali, pasti kaget dg kejutanku khan?

Hehhehe @bundahanim_arrafi @hijab_arrafiofficial smoga selalu sukses terus usahanya.

Dan selalu dalam lindungan Tuhan amin yarobbal alamin.

Terimakasih kudus.. insyaallah jumpa lagi amin," tulisnya.

Rupanya, kehadiran Dewi Perssik di Kudus berbuntut panjang hingga sang pedangdut menjadi sorotan.

Penyebabnya, video Dewi Perssik manggung di acara khitanan itu viral.


Viral video pedangdut Dewi Perssik manggung di acara khitanan di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (22/5/2021).
Dalam acara tersebut, terlihat sejumlah orang berkumpul dan sebagian tidak menggunakan masker.

Sehingga, acara khitanan yang menghadirkan Dewi Perssik itu diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Bupati Kudus, Hartopo, mengatakan telah menelepon Kapolres Kudus terkait penanganan acara tersebut.

Ia menyampaikan, pihak penyelenggara dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.

"Saya sudah telepon Pak Kapolres dalam penanganannya. Siang hari ini semua dari pihak penyelenggara mulai EO, Forkompincam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, semua dipanggil untuk ke Polres Kudus dimintai keterangan semua," ujarnya, Minggu, (23/5/2021), dikutip dari YouTube Kompas TV.

Hartopo lalu mengimbau agar masyarakat mempunyai kesadaran mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.


Pedangdut Dewi Perssik saat menghadiri acara khitanan di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (22/5/2021). Videonya manggung di acara khitanan itu viral.
"Dalam kondisi Covid-19 seperti ini, semua harus punya kesadaran," imbaunya.

"Kita boleh untuk bekerja, boleh ada pergerakan ekonomi."

"Tapi harus seiring sejalan dengan protokol kesehatan," jelasnya.

Sebelumnya, acara khitanan itu disebut telah mendapat izin karena digelar terbatas.

Namun, pihak penyelenggara tidak menyampaikan adanya kehadiran Dewi Perssik.

Aksi panggung Dewi Perssik tampil di hajatan itu membuat Polres Kudus harus turun-tangan karena dianggap melanggar protokol kesehatan.

Polisi bahkan memeriksa event organizer dan pemilik acara untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran protokol kesehatan.


Dewi Perssik menjadi sorotan usai manggung di acara khitanan di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (22/5/2021).
Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus memanggil penyelenggara dan forkompincam untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"EO sama yang punya hajat kita panggil hari ini untuk dimintai klarifikasi terkait acara tersebut," kata Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma, Minggu (23/5/2021).

Dewi Perssik mendapatkan undangan dari si empunya acara yang memintanya langsung untuk tampil bernyanyi.

"Kebetulan pemilik acara itu temanku. Dia lagi ada acara khitanan anaknya," kata Dewi Perssik di TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (24/5/2021).

Setahu Dewi Perssik, ada 80 orang hadir dalam hajatan tersebut, termasuk pemilik rumah dan tamu undangan.

Kehadiran Dewi Perssik menjadi kejutan untuk tamu undangan

"Nggak ada yang menyangka aku akan datang," ujar Dewi Perssik.

Awalnya, setiap tamu undangan hanya duduk di kursi masing-masing. Namun semua orang mendadak maju saat Dewi Perssik mulai bernyanyi.

Dewi Perssik mengaku tidak menyentuh para tamu yang hadir.

"Mereka nggak sampai pegang aku. Aku nyanyi ditengah panggung. Aku juga nggak berani pegang penonton," katanya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar