Skip to main content

Malang Tak Dapat Ditolak, Penyakit Autoimun Ashanty Kumat Saat Liburan ke Dubai, Ini yang Dirasakan Kirana Riyantika - Sabtu, 22 Mei 2021 | 12:18 WIB


Keluarga Ashanty dan Anang Hermansyah kini sedang menikmati momen liburan di Dubai, sayangnya penyakit autoimun Ashanty kambuh.

Hal ini terungkap melalui kanal YouTube The Hermansyah A6 yang tayang pada Jumat (21/5/2021).

Awalnya, Ashanty bercerita dirinya menginap di Hotel Atlantis Dubai, salah satu hotel termahal di dunia.

Di hotel tersebut, terdapat banyak fasilitas untuk anak bermain.

Tak mau melewatkan kesempatan, Arsy dan Arsya berenang dan bermain di fasilitas hotel Atlantis.

"Main di Atlantis. Dari hotel kita dapat area bermainnya gitu. Area bermainnya ada waterpark. Yang boleh dateng yang nginep disini, kan terbatas," tutur Ashanty.

Ashanty tampak santai menikmati suasana waterpark.

"Jadi bisa sekalian nemenin anak buat jalan-jalan merekanya senenglah. Kitanya istirahat sambil duduk-duduk," ujar Ashanty.

Tampak baik-baik saja, ternyata penyakit autoimun Ashanty kumat saat sedang berlibur di Dubai.

Hal ini terjadi ketika suhu ekstrim menimpa tubuh Ashanty.

"Aku kalau terlalu panas atau terlalu dingin mulai gatel nih," terangnya.


Ashanty dan Anang beserta anak-anak di Dubai

Ashanty bahkan merasa keheranan dengan penyakit autoimun yang jadi kerap kambuh tersebut.

"Badannya sehat-sehat aja tapi gatel-gatel bentol-bentol gitu guys. Aneh banget," papar istri Anang Hermansyah tersebut.

Sebelumnya diberitakan Ashanty sudah menahan penyakit autoimunnya selama dua bulan.

Tubuhnya terasa gatal-gatal hingga mengalami bentol-bentol merah.

"Iya dua bulan ini tuh aku gatal-gatal. Aku kesiksa banget deh karena gatal-gatalnya belum hilang," kata Ashanty yang ditemui bersama keluarga di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (9/5/2021) malam.

Perempuan yang biasa dijuluki bundadari tersebut sampai kurang tidur karena rasa gatal yang luar biasa akibat penyakit autoimunnya kambuh.

Tentu saja kurang tidur justru bisa memperparah kondisi kesehatan perempuan bersuara merdu tersebut.

"Bahkan dua bulan ini aku engga bisa tidur karena gatal-gatal," tambahnya.

Sebenarnya, Ashanty sudah berusaha mengobati penyakitnya di Indonesia.

Sayangnya, hingga saat ini pengobatan yang diberikan tak memberikan efek tuntas kepada Ashanty.

Untuk mengurangi rasa gatal, Ashanty diresepkan obat oleh dokter.

Sayangnya, obat tersebut juga memiliki efek buruk pada tubuh Ashanty.

Beberapa bagian tubuh Ashanty jadi membengkak, terutama wajah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar