Skip to main content
Merasa Tak Pede, Kevin Aprilio Transplantasi Rambut di Turki Hingga Rela Tahan Sakit Ditusuk 18.000 Kali

Merasa Tak Pede, Kevin Aprilio Transplantasi Rambut di Turki Hingga Rela Tahan Sakit Ditusuk 18.000 Kali


 Kevin Aprilio bikin pangling, ia merubah penampilannya.

Jika dulu lekat dengan rambut gondrong ala harajuku style, kini Kevin Aprilio tampil dengan rambut pendek dan brewok tebal.

Kevin Aprilio ungkap perjuangannya pada saat menjalani transplantasi rambut di Turki.

Ia menceritakan perjuangannya tersebut ketika menjadi bintang tamu di YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (5/8/2021).


Awalnya, Kevin menjelaskan tentang metode transplantasi yang dilakukannya.

"Namanya Follicular Unit Extraction, jadi sistem transplan rambut yang kita memindahkan akar rambut kita sendiri ke bagian tertentu. Jadi ibaratnya akar yang dipindahin tidak tumbuh lagi,” kata Kevin.

“Nah untungnya ada jeda gitu, makanya saya enggak kayak botak, tapi rambutnya tipis akan botak,” ujarnya lagi.

Sebagai informasi, teknik Follicular Unit Exstraction yang dijalani Kevin Aprilio dengan memindahkan beberapa akar rambutnya di bagian belakang kepala untuk proses menanam jenggot dan rambut di bagian dahinya.

Ia kemudian menceritakan perjuangannya saat menjalani proses transplantasi rambut.

Tak sebentar, Kevin menjalani transplantasi rambut selama 12 jam.

Ia bercerita dirinya harus menahan sakit dan ditusuk jarum hingga 18.000 kali saat menjalani perawatan rambutnya.

"Jadi waktu proses gue ngerjain 12 jam, ada istirahat makan. Yang pertama gue harus dibotakin dulu karena yang gue mau banyak. Pas gue dibotakin gue dianetesi dulu,” kata Kevin.

“Itu dianestesi dulu satu-satu, habis itu dia kayak punya alat dia ngambil akar, terus taro satu-satu. Habis itu ditaro abis itu dibolongin satu-satu, kayak ditusuk-tusuk. Jadi 18.000 kali saya ditusuk,” tutur Kevin Aprilio menjelaskan.

Kevin mengaku awalnya ingin menjalani transplantasi di dahi karena merasa tidak percaya diri.

“Sebenarnya reason gue tanam (rambut) untuk jidat, bukan untuk jenggot sebenarnya. Gue merasa jidat gue agak lebar, itu perasaan gue. Tapi disclaimer ya, enggak semua orang jidat lebar enggak bagus ya, gue merasa di diri gue itu kelemahan,” kata Kevin seperti yang dikutip Grid.id.

Kevin juga mengatakan dirinya merasa tidak percaya diri dengan kondisinya saat itu, oleh karenanya ia memutuskan untuk tampil dengan gaya rambut diponi.

Usai melakukan transplantasi rambutnya, Kevin mengaku merasa senang dengan hasil yang ia peroleh.
CLOSE ADS
CLOSE ADS