Skip to main content
Bak Sudah Dihancurkan Kepercayaannya Selama Ini, Sahrul Gunawan Mengaku Kecewa dengan Anji Saat Terbongkar Soal Simpan Barang Terlarang di Gunung Puntang

Bak Sudah Dihancurkan Kepercayaannya Selama Ini, Sahrul Gunawan Mengaku Kecewa dengan Anji Saat Terbongkar Soal Simpan Barang Terlarang di Gunung Puntang


Kasus penyalagunaan barang terlarang yaitunarkoba kini sedang marak merambah di dunia selebritis.

Layaknya tak kapok dengan masalah yang sudah-sudah terjadi di kalangan para artis.

Salah satunya adalah Anji Manji yang terciduk di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (11/6/2021), dikutip dari Kompas.com.

Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti beruapa ganja.

Pada kasusnya tersebut, Anji terancam dipidana selama 12 tahun kurungan penjara.

Meskipun begitu, dirinya mengaku sudahmenyesali tindakannya tersebut.

Namun, belakangan dilakukan penyidikan oleh pihak kepolisian.

Diketahui sebagian barang buktinya diketahui disimpan di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, dikutip dari TribunJabar.id.

Sebagai mana diketahui, Gunung Puntang saat ini sedang membangun tempat wisata glamour camping.

Anji Manji tersebutlah ditunjuk sebagai brand ambasador dari pariwisata tersebut.

Sebagai wakil Bupati Bandung,Sahrul Gunawanikut mengomentari perilah isu yang terjadi hingga menyeret nama Anji tersebut.

Sahrul Gunawan juga merupakan teman dari Anji, dirinya mengaku sangat prihatin dan kecewa karena sahabatnya tersebut tersandung kasus narkoba.

Terlebih ketika mendengar bahwa pria 42 tahun tersebut menyimpan sebagian ganja tersebut di Gunung Puntang.

"Tentu sebagai temannya Anji, saya prihatin dan menyayangkan, dengan kasus yang menimpa beliau, mudah-mudahan kasusnya bisa segera ditangani," ujar Sahrul, di salah satu hotel yang ada di Ciwidey, Minggu (19/9/2021).
Sebagai teman, Sahrul mengaku belum mengetahui perkembangan terbaru dari kasus yang menimpa Anji.

"Terkait dengan pemberitaan, bahwa ditemukan ada ganja, berada dikawasan yang dikembangkan oleh beliau,saya harus crosscheck dulu seperti apa," kata Sahrul.
Meski mengenal Anji, Sahrul mengaku tidak ada toleransi menyangkut masalah narkoba.

"Jika memang betul ada unsur kesengajaan di sana, ya, saya tidak melihat itu siapa, dan apakah jadi bagian orang terdekat saya atau tidak," ujar Sahrul. 
 
"Saya sangat tidak setuju, dan kita tentunya memiliki tugas untuk bagaimana caranya mengawasi agar barang barang yang tidak diperkenankan, dan berhaya bagi masyarakat tidak ada di Kabupaten Bandung," sambungnya.
Menurutnya, lahan di Kabupaten Bandung tersebut bukan hanya milik Pemkab saja, melainkan juga ada pihak BUMN.

"Saya kira ini kecelakaan aja, ya, kita enggak pernah tahu, siapa dan dimana sesuatu itu terjadi, termasuk berkaitan dengan narkoba," kata Sahrul.

Jadi kata Sahrul, sahabatnya itu, barangkali hanya menjadi korban dari penyalahgunaan narkoba.

"Kita doakan yang terbaik, buat beliau," ucapnya.
CLOSE ADS
CLOSE ADS