Skip to main content

Urat Malunya Sudah Putus, Muncul Kembali Usai Hilang Ditelan Bumi, Tabiat Nissa Sabiyan yang Nampak Santai Meski Dituding Hamil Lantaran Perut Buncit Dikuliti Habis-habisan Oleh Pakar Mikro Ekspresi: 'Mungkin Dia Nyaman'


Bak makan buah simalakama, apapun kegiatan yang dilakukan Nissa Sabyan selalu dapat cibiran dari warganet.

Mulai dari foto dirinya yang sedang menggunakan perban lantaran ingin menghilangkan jerawat.

Namun, alih-alih warganet menudingnya habis jalani operasi plastik.

Single terbaru dari personil band Sabyan Gambus itu juga menuai kritik pedas dari warganet yang merasa Nissa Sabyan tak cocok membawakan lagu pop.

Bahkan belakangan ini sempat heboh Nissa Sabyan dituding sedang hamil anak Ayus Sabyan.

Tudingan itu bukan tanpa alasan, sebab heboh isu Nissa Sabyan jadi sosok orang ketiga dari hubungan Ayus dan Ririe Fairus yang berujung pada perceraian.

Tudingan itu bermula dari foto perut buncit penyanyi 22 tahun tersebut.

Nissa baru-baru ini muncul menghadiri pesta pernikahan temannya.

Berbalut baju batik dengan nuansa pink, Nissa tampak tersenyum lebar.

Perutnya yang sedikit menonjol menuai sorotan publik.

Ekspresi Nissa Sabyan ini akhirnya dikulik oleh Kirdi Putra seorang pakar ekspresi.

Dalam tayangan Intens Investigasi, begini analisa Kirdi Putra.


Kirdi menilai tak ada kesan takut atau malu yang ditampakkan dari raut wajah sang penyanyi religi tersebut.

"Saya melihat bahwa ekspresi dia itu biasa ya, nggak ada ekspresi takut malu segala macem," ungkap Kirdi dilansir pada Minggu, (11/4/2021).

Hal ini terjadi karena Nissa merasa nyaman berada di dekat kerabatnya.

"Mungkin bisa jadi ini kerabat dan bisa jadi ini kerabat dekat yang membuat dia nyaman," imbuh Kirdi Putra.

Karena berada di tengah kerabat, sehingga Nissa merasa tak dihakimi.

"Atau tidak ada judgement atau penghakiman terhadap dia," sambungnya.

Nissa juga tampak memberanikan diri untuk tampil di depan publik.

"Itu mungkin membuat dia makin nyaman dan mulai memberanikan diri untuk tampil lagi," ujarnya menganalisa.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar